Duta Masyarakat
Jumat, 03 September 2010 | 18:51:36 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet   (300)
    Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet
    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung anggotanya yang diminta membantu Presiden dalam lima tahun ke depan. Kader Hipmi yang mendapat dukungan luas adalah dua mantan Ketua Umum Hipmi ...

  • Galakkan pemeriksaan lewat papsmear   (299)
    Galakkan pemeriksaan lewat papsmear
    UNTUK menjaga kesehatan reproduksi wanita, sebanyak 100 anggota PC Fatayat Sidoarjo melakukan papsmear di RSI Siti Hajar, Sabtu (13/3). Selain itu, mereka diberi penerangan terkait bahaya penyakit ...

  • Saat mengoreksi diri   (298)
    Saat mengoreksi diri
    Setiap kita tentu pernah berbuat salah, melakukan dosa. Tapi, tak banyak di antara kita yang mau sibuk mengkalkulasi kesalahan-kesalahannya itu. Padahal, introspeksi diri, yakni mencoba menghitung ...

  • Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu   (292)
    Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu
    UNDANG-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan menjadi polemik di masyarakat. Kabarnya pengendara mobil yang menggunakan telepon sambil menyetir akan ditilang dan terancam ...

  • Usia internet sudah 40 tahun   (282)
    Usia internet sudah 40 tahun
    Kemarin 40 tahun lalu, dunia virtual menemukan arti baru, karena saat itulah internet hadir. Memang, tanggal pasti kelahiran internet tidak diketahui. Namun, pesan pertama yang dikirim dan diterima ...

  • Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?   (278)
    Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?
    Kasus BLBI Jilid I bertahun-tahun tidak jelas penyelesaiannya, bahkan terkesan dilupakan begitu saja. Begitu mudah pemerintah dikadalin bankir-bankir bermasalah. Begitu mudah mereka kabur ke luar ...

  • Dua santri juara II KEM tingkat nasional   (276)
    Dua santri juara II KEM tingkat nasional
    DUA siswa MTs Pamekasan berhasil menjadi juara II dalam Kompetisi dan Expo Madrasah (KEM) tingkat nasional 2009 di kota Malang baru-baru ini. Mereka adalah Rahmat Miskaya, siswa MTs Mambaul Ulum ...

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (275)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (269)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Pengawas UN tegang   (269)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Bagikan di Facebook
    Religi
    Jangan ancam dunia!
     Baca Juga 
    Jangan ancam dunia!
    Jangan ancam dunia!


    Ketika banyak umat Islam memiliki kemampuan luar biasa untuk mengasingkan dunia dan mengubah teman menjadi musuh, maka tidak heran jika Anda akan menemukan contoh di beberapa ...

    Para pembual cinta
    Para pembual cinta
    Barangsiapa mengenakan busana-busana cahaya kedekatan dengan ruh yang senantiasa mengucilkan diri pada-Nya, plus terjaga dari bencana dan kesialan, dia tidak akan terusik gara-gara tuntutan dan tidak ...

    Redakan perselisihan
    Redakan perselisihan
    Umat Islam tidak butuh lebih banyak perselisihan, perpecahan, permusuhan, dan pertengkaran. Sudah cukup. Tidak masuk akal, tidak bijaksana dan tidak realistis untuk membenturkan faksi Sunni dan ...

    Jalan orang-orang yang dicinta
    Jalan orang-orang yang dicinta
    Cinta Rasul s.a.w. kepada Tuhannya adalah cinta Dzat berkat musyahadah lantaraan terobsesinya ruh sekaligus melesatnya ruh ke wilayah kedekatan (dengan Allah).

    Menurut Al-Wasithi, ...

    Cinta Rasul murni 24 karat
    Cinta Rasul murni 24 karat
    “Kapankah seorang hamba mencapai maqam ridha?” tanya seseorang kepada Yahya ibn Mu’adz.

    Yahya menjawab, “Bila dia telah mendudukkan dirinya di atas empat tiang atau fondasi.

    Kualifikasi orang ridha
    Kualifikasi orang ridha
    Ridha ialah satu maqam dalam tasawuf yang tinggi derajatnya. Allah SWT berfirman, “Wahai nafsu yang tenang (muthmainnah), kembalilah kepada Tuhanmu dalam keadaan ridha dan diridhai.”




    DUTA MASYARAKAT, 09 Februari 2010

    Syaikh Dr. Aidh Al-Qarni


    Ketika banyak umat Islam memiliki kemampuan luar biasa untuk mengasingkan dunia dan mengubah teman menjadi musuh, maka tidak heran jika Anda akan menemukan contoh di beberapa negara-negara Arab dan muslim yang memberi ancaman dan peringatan kepada negara-negara besar. Padahal, negara mereka sendiri rentan, miskin, tidak mampu menyediakan roti, bensin,dan menghapus buta huruf.

    Misalnya, saya dengar melalui saluran Al-’Arabiyah, bahwa seorang pemikir reformis Iran mengejek sistem negaranya dan berkata, aku tidak tahu sampai batas mana aku akan menemui ajal? Padahal, semula banyak teriakan: “Mampuslah Amerika”, dan kemudian ditambahkan “Mampuslah Israel.” Ketika sikap Inggris meragukan, maka muncullah serapah: “Mampuslah Inggris.” Ketika Perancis memberitakan demonstrasi di Iran, muncul lagi slogan: “Mampuslah Prancis.” Dan jika Rusia tidak melakukan hak veto atas sanksi terhadap Iran maka akan bertambah slogan: “Ikut matilah Rusia.” Dan nanti akan muncul pula slogan untuk Somalia, Burkina Faso, dan Ghana yang memiliki hubungan baik dengan Amerika. Dan pada akhirnya mereka akan mengatakan: “Mampuslah dunia.”

    Demi Allah, apakah pernyataan mereka itu menghargai diri sendiri yang kemudian meningkatkan panji-panji Islam. Sesungguhnya Islam mengajak kita mengubah musuh menjadi teman, bukan mengubah teman menjadi musuh. Allah berfirman dalam surah Al-Fussilat ayat 34: “Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.” Demikian pula dalam firmannya yang lain pada surah Al-Mumtahanah ayat 7: “Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang di antara kamu dengan orang-orang yang pernah kamu musuhi di antara mereka.”

    Beberapa imam dalam ceramahnya di beberapa saluran televisi dan radio juga masih menyebut doa semacam ini: “Ya Allah, hancurkan Yahudi dan orang-orang yang diyahudikan, hancurkan Kristen dan orang yang dikristenkan, hancurkan Majusi dan orang-orang yang dimajusikan, hancurkan Buddha dan orang-orang yang dibhuddakan, hancurkan Cina dan orang-orang yang dicinakan.” Kemudian doa itu semakin menyempit dan mengarah kepada kelompok lain yang seagama: kelompok sempalan, kelompok bid’ah, dan lain sebagainya. Sehingga kemudian tak tersisa lagi yang bisa dikutuk selain orang-orang di lingkungannya. Bahkan, beberapa imam berdoa agar dihancurkan ekonomi Barat dan disebar penyakit menular. Padahal mereka tahu bahwa kita tidak akan bisa mencelakakan mereka. Ekonomi kita menyatu dengan dunia dan penyakit yang menimpa negara lain juga akan menimpa kita, karena planet bumi yang kita tinggali memang satu.

    Beberapa khatib berdoa untuk celaka orang kafir, tak peduli yang jahat dan yang baik. Sementara dia tahu siapa yang membuat mikrofon di masjid, penemu listrik, yang menggali gas, penemukan televisi, radio dan internet yang semuanya adalah orang-orang kafir. Mereka tidak memerangi kita karena sibuk dengan temuannya serta mengembangkannya melalui penelitian di laboratorium menjadi produksi yang manfaat. Sementara kita masih sibuk dengan hal-hal yang tak berguna. Mengapa kita tertarik mengasingkan dunia dan mengancamnya dengan doa celaka dan kutukan kepada kemapanan.

    Apa untungnya memanas-manasin orang yang lupa dan membangunkan orang yang tidur untuk menunjukkan bahwa kita akan datang dan siap untuk melawan dunia? Apakah ini cara pendekatan Islam? Apakah ini logika agama? Apakah ini masuk akal kita? Atau apakah itu kebodohan dan kedunguan kita? Sebab kita sendiri membutuhkan ketenangan dunia, semakin banyaknya teman, dan meniadakan permusuhan. Pesan agama Islam bersifat universal yang mengandung pesan kasih sayang, perdamaian dan keamanan. Allah berfirman dalam surah Al-Anbiya ayat 107: “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi rahmat) bagi seluruh alam.”

    Sebagian mereka berpidato di depan massa yang tertindas dan kelaparan dengan mengenakan seragam militer. Dia itu tak pernah menang pada pertempuran apa pun. Mereka sematkan medali di dadanya, bintang-bintang kepangkatan di pundaknya, dan sebuah mahkota perjuangan kemerdekaan di pecinya. Dialah yang menjajah negerinya, dan kemudian menyampaikan khotbah api yang mengancam negara-negara besar dengan kemusnahan dan kehancuran. Padahal, negaranya sendiri dalam krisis, harga tinggi dan epidemi yang sepertinya tak teratasi.

    Wahai kaum muslim, para ulamanya, para khatibnya, para politisi, intelektual dan penulisnya, kemukakan pendapat secara dewasa yang penuh tanggung jawab, pikiran yang membawa kasih sayang, lemah lembut dengan manusia lainnya. Cukuplah bagi kita slogan yang menipu, prestasi palsu dan ide-ide liar yang hanya cocok untuk orang sakit jiwa dan anak-anak beranjak remaja. Islam mengajarkan kita untuk berhubungan baik dengan non muslim selama mereka tidak memerangi kita.

    Allah berfirman dalam surah Al-Mumtahanah ayat 8 sebagai berikut: “Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urtusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.:”

    Lantas, kenapa ya sebagian kita masih berpikir bodoh untuk mengasingkan dunia serta mengancam negara-negara damai di bumi, sementara ia tidak mampu hidup damai di di negerinya sendiri. n


    Diterjemahkan Musthafa Helmy dari naskah berjudul ’La Tuhahddidul ’Alam’ yang dimuat harian Asy-syarqul Awsath (Arab Saudi) edisi Selasa, 2 Februari 2010 lalu.
    •