Duta Masyarakat
Jumat, 12 Maret 2010 | 19:56:41 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Posko Sehat dongkrak Tolak Angin   (296)
    Posko Sehat dongkrak Tolak Angin
    PROGRAM posko sehat yang digelar di beberapa kota di Jatim berdampak signifikan terhadap pasar Tolak Angin di Jatim. Dalam tiga bulan terakhir omzet Tolak Angin naik hingga 40% dibanding bulan-bulan ...

  • Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa   (286)
    Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa
    Menjelang tutup tahun 2009, Dian Kemala, organisasi purnawirawan Polri, mengadakan Sarasehan Implementasi Pancasila dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Kami telah diminta mengantar pembahasan ...

  • Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah   (280)
    Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah
    MASALAH kekerasan di sekolah sepertinya tak pernah lenyap dari dunia pendidikan kita. Kekerasan yang kerap terjadi itu semakin mengukuhkan pandangan bahwa ada yang tidak beres dalam sistem pendidikan ...

  • NU butuh manager, siapakah dia?   (279)
    NU butuh manager, siapakah dia?
    Setelah lama tak berkomentar soal figure-figur yang maju sebagai Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, Katua Umum PBNU saat ini akhirnya buka suara soal kreteria figur yang tepat untuk mengisi posisi ...

  • NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan   (274)
    NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan
    Di usianya yang telah menginjak 80 tahun lebih, NU menghadapi beberapa masalah. Persoalan paling utama yang dihadapi NU saat ini, adalah kaderisasi yang lemah. Itu salah satu masalah yang hingga kini ...

  • Tolak teori hujan hingga teori Darwin   (271)
    Tolak teori hujan hingga teori Darwin
    Serangan-serangan terkoordinasi telah mereka lancarkan di belahan utara Nigeria. Ancaman menggulingkan pemerintah dan menerapkan hukum Islam mereka tebarkan. Itulah Taliban Nigeria. Tapi siapa ...

  • Ibadah sesuai tuntunan   (270)
    Ibadah sesuai tuntunan
    Beberapa waktu lalu muncul polemik mengenai salat dengan menggunakan bahasa Arab dan Bahasa Indonesia secara bersamaan. Patut kiranya dicermati persoalan yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai ...

  • Demo 100 hari SBY dimulai   (269)
    Demo 100 hari SBY dimulai
    PULUHAN aktivis PC PMII Bojonegoro (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) menggelar aksi, Rabu (27/1) kemarin sebagai bentuk ketidakpuasan mereka terhadap pemerintahan SBY–Boediono dalam memimpin ...

  • Perusahaan penyalur pembantu panen   (268)
    Perusahaan penyalur pembantu panen
    Memasuki masa libur Lebaran, biro jasa penyalur pembantu akan kebanjiran order permintaan pembantu rumah tangga. Kebutuhan pembatu ini meningkat karena banyak pembantu rumah tangga mudik pada ...

  • e-Touch luncurkan tri bundling   (267)
    e-Touch luncurkan tri bundling
    Hutchison CP Telecommunications, operator telekomunikasi merek 3 (tri), menggandeng e-Touch, merek ponsel milik First Mobile Group (FMG) Hongkong, mengeluarkan paket bundling ponsel e-Touch D8 dengan ...

  • Bagikan di Facebook
    ukuran teks: +besarkan -kecilkan
    Edukasi
    JELANG PENGUKUHAN GURU BESAR UNTAG SURABAYA
    Wacana di antara pembangunan dan perubahan

    Duta Masyarakat | 09 Februari 2010
    FATKHUL AZIZ SURABAYA
     Baca Juga 
    Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
    Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
    MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...

    Sidang Udju ungkap tiga nama baru
    Sidang Udju ungkap tiga nama baru
    TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...

    Fraksi PPP minta maaf ke SDA
    Fraksi PPP minta maaf ke SDA
    SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...

    DPR minta siswa puasa facebook
    DPR minta siswa puasa facebook
    Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.

    “Para pelajar agar puasa nonton ...

    Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
    Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
    TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...

    Teroris ‘incar’ Obama
    Teroris ‘incar’ Obama
    TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...


    Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya bakal menambah dua guru besar (gubes). Mereka adalah Prof Dr Agus Sukristyanto MS dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) dan Prof Dr Hj Tri Ratnawati SE Ak MS dari Fakultas Ekonomi (FE). Keduanya akan dikukuhkan pada 13 Pebruari mendatang.




    DALAM pengu¬kuhannya nanti, Agus bakal mem¬bacakan pidato ber¬judul ‘Pembangunan dan Pe¬ru¬ba¬han Sosial’. Sedangkan Rat¬na akan membicarakan tentang ‘Standar Akuntansi Meningkatkan Kualitas Kandungan Informasi Ke¬uangan Entitas dalam Meng¬ha¬dapi Tanta¬ngan Krisis Finansial Global’.

    Saat berbincang dengan warta¬wan, Agus menjelaskan proses pem¬bangunan dan perubahan sosial tak lepas dari pengaruh wacana (dis¬course). Bahkan, keberadaan waca¬na kerap menjadi alat penguasaan antar negara.

    Dia mencontohkan adanya wa¬cana underdevelopment yang me¬nimbulkan pengelom¬po¬kan negara menjadi mis¬kin, sedang (berkem¬ba¬ng), dan kaya (maju).

    “Wacana ini malah men¬¬jadi alat melang¬geng¬kan dominasi untuk meng¬eks¬ploitasi sua¬tu negara dan melanggengkan dominasi terhadap kaum marjinal,” bebernya.
    Gubes bidang organisasi dan ad¬mi¬nistrasi internasional ini, me¬nam¬bahkan bentuk-bentuk wacana pem¬bangunan itu seperti tampak pada keberadaan organisasi-organi¬sasi ekonomi dan perdagangan. Mi¬salnya, GATT, WTO, NAFTA, APEC, CAFTA, SIJORI, Otorita Ba¬tam hingga forum-forum lebih kecil dan bersifat lokal.

    “Padahal, dalam lembaga-lemba¬ga itu ada kepentingan negara-ne¬gara besar dan kepentingan bisnis da¬ri perusahan trans-nasional. Me¬reka ini mengontrol 75 persen per¬dagangan dunia,” ujarnya.

    Kekangan wacana pembangunan glo¬bal itu, menurut Agus, sudah ter¬ja¬di di In¬do¬nesia. Banyak lem¬baga eko¬nomi dan per¬da¬ga¬ngan du¬nia yang mem¬be¬lenggu Indo¬ne¬sia de¬ng¬an be¬ragam per¬janjian. Se¬hing¬ga, ha¬rapan adanya peru¬bahan so¬sial ke arah yang lebih baik masih su¬kar di¬wujudkan.

    Tri Ratnawati memperkuat argu¬men¬tasi Agus. Dia tak menampik adanya pengaruh kuat perusahaan-perusahaan trans nasional di In¬donesia. Hanya, keberadaan perusa¬haan trans nasional ini masih belum transparan dalam memberikan infor¬masi finansial ke publik.

    Kondisi itu menimbulkan adanya pengge¬lem¬bungan keuangan yang menutupi kon¬disi perusahaan se¬benarnya. “Seolah-olah perusahaan itu sehat, padahal sakit,” tuturnya.

    Gubes bidang akuntansi ini, meng¬imbuhkan ketidakte¬ruste¬ra¬ngan perusahaan itu bisa berimbas pada terjadinya krisis ekonomi. Hal itu nampak dalam krisis yang ter¬jadi pada 1997 dan 2007 di Indo¬nesia.
    •