Duta Masyarakat
Jumat, 12 Maret 2010 | 19:55:46 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Posko Sehat dongkrak Tolak Angin   (296)
    Posko Sehat dongkrak Tolak Angin
    PROGRAM posko sehat yang digelar di beberapa kota di Jatim berdampak signifikan terhadap pasar Tolak Angin di Jatim. Dalam tiga bulan terakhir omzet Tolak Angin naik hingga 40% dibanding bulan-bulan ...

  • Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa   (286)
    Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa
    Menjelang tutup tahun 2009, Dian Kemala, organisasi purnawirawan Polri, mengadakan Sarasehan Implementasi Pancasila dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Kami telah diminta mengantar pembahasan ...

  • Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah   (280)
    Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah
    MASALAH kekerasan di sekolah sepertinya tak pernah lenyap dari dunia pendidikan kita. Kekerasan yang kerap terjadi itu semakin mengukuhkan pandangan bahwa ada yang tidak beres dalam sistem pendidikan ...

  • NU butuh manager, siapakah dia?   (279)
    NU butuh manager, siapakah dia?
    Setelah lama tak berkomentar soal figure-figur yang maju sebagai Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, Katua Umum PBNU saat ini akhirnya buka suara soal kreteria figur yang tepat untuk mengisi posisi ...

  • NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan   (274)
    NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan
    Di usianya yang telah menginjak 80 tahun lebih, NU menghadapi beberapa masalah. Persoalan paling utama yang dihadapi NU saat ini, adalah kaderisasi yang lemah. Itu salah satu masalah yang hingga kini ...

  • Tolak teori hujan hingga teori Darwin   (271)
    Tolak teori hujan hingga teori Darwin
    Serangan-serangan terkoordinasi telah mereka lancarkan di belahan utara Nigeria. Ancaman menggulingkan pemerintah dan menerapkan hukum Islam mereka tebarkan. Itulah Taliban Nigeria. Tapi siapa ...

  • Ibadah sesuai tuntunan   (270)
    Ibadah sesuai tuntunan
    Beberapa waktu lalu muncul polemik mengenai salat dengan menggunakan bahasa Arab dan Bahasa Indonesia secara bersamaan. Patut kiranya dicermati persoalan yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai ...

  • Demo 100 hari SBY dimulai   (269)
    Demo 100 hari SBY dimulai
    PULUHAN aktivis PC PMII Bojonegoro (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) menggelar aksi, Rabu (27/1) kemarin sebagai bentuk ketidakpuasan mereka terhadap pemerintahan SBY–Boediono dalam memimpin ...

  • Perusahaan penyalur pembantu panen   (268)
    Perusahaan penyalur pembantu panen
    Memasuki masa libur Lebaran, biro jasa penyalur pembantu akan kebanjiran order permintaan pembantu rumah tangga. Kebutuhan pembatu ini meningkat karena banyak pembantu rumah tangga mudik pada ...

  • e-Touch luncurkan tri bundling   (267)
    e-Touch luncurkan tri bundling
    Hutchison CP Telecommunications, operator telekomunikasi merek 3 (tri), menggandeng e-Touch, merek ponsel milik First Mobile Group (FMG) Hongkong, mengeluarkan paket bundling ponsel e-Touch D8 dengan ...

  • Bagikan di Facebook
    ukuran teks: +besarkan -kecilkan
    Religi
    Aktor KCB semangati kader IPNU-IPPNU

    Duta Masyarakat | 08 Februari 2010
    a yani sidoarjo
     Baca Juga 
    Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
    Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
    MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...

    Sidang Udju ungkap tiga nama baru
    Sidang Udju ungkap tiga nama baru
    TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...

    Fraksi PPP minta maaf ke SDA
    Fraksi PPP minta maaf ke SDA
    SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...

    DPR minta siswa puasa facebook
    DPR minta siswa puasa facebook
    Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.

    “Para pelajar agar puasa nonton ...

    Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
    Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
    TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...

    Teroris ‘incar’ Obama
    Teroris ‘incar’ Obama
    TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...


    Tidak kurang dari 500 pelajar yang tergabung di IPNU-IPPNU Sidoarjo benar-benar mendapat semangat baru untuk berprestasi. Tak tanggung-tanggung, motivatornya adalah aktor utama film Ketika Cinta Bertasbih (KCB), M Cholidil Asadil Alam.

    Semangat berprestasi dikobarkan pria yang memerankan tokoh Azam itu saat menjadi narasumber pada seminar pendidikan nasional yang digelar IPNU-IPPNU Sidoarjo di aula Depag Sidoarjo, Minggu (7/2). Narasumber lain adalah Kacung Marijan dan Agus Boeditjahyono. Diksusi dimoderatori Priyo Aljabar.

    Menurut Cholidil ‘Azam’, para pelajar yang tergabung di IPNU-IPPNU tidak perlu minder dan harus percaya diri menggapai prestasi. Pengalamannya, seusai nyantri di Bangil-Pasuruan, lalu merantau ke Jakarta, merupakan proses pembelajaran yang berharga. Meski di kota besar, ia tetap belajar kitab kuning di sebuah kampung di Tangerang.

    “Saya juga belajar akting di teater Populer yang diasuh Christine Hakim dan aktor ngetop lainnya. Ini membuktikan anak IPNU seperti saya bisa berprestasi dan bisa berkelana ke luar negeri seperti Mesir, Hongkong, Singapura, dan lainnya,” katanya.

    Ini semua, lanjutnya, merupakan penerapan secara efektif dan terintegrasi antara ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta bekal iman dan taqwa (Imtaq). Keterpaduan antara Iptek dan Imtaq mampu melahirkan generasi muda yang pintar dan memiliki karakter khas sebagai orang Timur.

    “Perpaduan antara kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual, bisa membentuk seorang pelajar yang sukses juga saleh atau salehah,” terangnya.

    Ucapan ini mendapat aplaus dari para pelajar yang kemudian juga berebut memfotonya. “Nanti ada session khusus untuk berfoto-foto, sekarang seminar dulu,” sahut Priyo Aljabar, sang moderator.

    Masih menurut Cholidi ‘Azam’, permasalahan pelajar saat ini, sebenarnya berakar pada arus globalisasi yang semakin cepat dan terbuka lebar. Namun, hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah, jika para pelajar memiliki ketahanan mental yang cukup sehingga tidak terkena virus yang negatif.

    “Pelajar kita harus memiliki pondasi yang kuat baik itu agama maupun moral untuk membentengi diri dari pengaruh dunia luar yang sifatnya tidak mengandung prestasi dan cenderung hura-hura saja,” tegasnya.

    Kacung Marijan, praktisi pendidikan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sependapat dengan Cholidi ‘Azam’ ini. Saat ini, kata dia, situasi pendidikan masih menyedihkan. Padahal, di era 1970-1080, para pelajar dan mahasiswa dari luar negeri berbondong-bondong menempuh ilmu ke Jakarta dan masuk Universitas Indonesia (UI) atau yang lainnya.

    “Lha saat ini terbalik. Posisi kita hanya berada di atas Thailand dan Timor-Tomur. Dengan Vietnam saja kita sudah kalah jauh,” terangnya.

    Seminar pendidikan sebagai bagian dari menyongsong Konfrensi Cabang ke-22 dan 21 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sidoarjo ini juga dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah dan Kadikkab Sidoarjo Ir Agoes Boedi Tjahjono.

    “Saya menyambut baik seminar pendidikan yang digelar IPNU-IPPNU ini sebagai upaya untuk membentengi diri dari pengaruh negatif, seperti narkoba dan yang lainnya” kata Saiful Ilah. n
    •