Trik bos Century tiru Unibank-Bank Global
Duta Masyarakat | 08 September 2009
Baca Juga
Longsor Cianjur sembilan tewasLongsor Cianjur sembilan tewas
SEMBILAN warga tewas terkubur tanah longsor di Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat. Diduga masih ada belasan orang yang masih tertimbun tanah longsor. ...
SEMBILAN warga tewas terkubur tanah longsor di Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat. Diduga masih ada belasan orang yang masih tertimbun tanah longsor. ...
Empat korban satu keluarga
Empat korban satu keluarga
Empat jenazah dari satu keluarga yang menjadi korban tanah longsor dimakamkan di Kampung Suka Dami, Desa Sukarame, Jumat kemarin. Pemakaman Jujun (50), Acih (45), Pipit (25), dan Listi (6) hanya ...
Empat jenazah dari satu keluarga yang menjadi korban tanah longsor dimakamkan di Kampung Suka Dami, Desa Sukarame, Jumat kemarin. Pemakaman Jujun (50), Acih (45), Pipit (25), dan Listi (6) hanya ...
KRI tangkap kapal Malaysia bawa kayu ilegal
KRI tangkap kapal Malaysia bawa kayu ilegal
Kapal berbendera Malaysia tertangkap memasuki wilayah perairan Indonesia di Tarakan, Kalimantan Timur secara ilegal. Kapal yang mengangkut kayu tersebut ditangkap oleh KRI Fatahilah-361 yang sedang ...
Kapal berbendera Malaysia tertangkap memasuki wilayah perairan Indonesia di Tarakan, Kalimantan Timur secara ilegal. Kapal yang mengangkut kayu tersebut ditangkap oleh KRI Fatahilah-361 yang sedang ...
Anggota Fraksi Demokrat dibui
Anggota Fraksi Demokrat dibui
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menahan Yusran, anggota DPR-RI dari Partai Demokrat daerah pemilihan Kaltim. Yusran ditahan setelah tiga kali tak ...
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menahan Yusran, anggota DPR-RI dari Partai Demokrat daerah pemilihan Kaltim. Yusran ditahan setelah tiga kali tak ...
Kenaikan tarif listrik pukul rakyat
Kenaikan tarif listrik pukul rakyat
DESAKAN agar pemerintah mengkaji lagi rencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) terus menguat. Sejumlah anggota DPR keberatan dengan rencana pemerintah tersebut. Bahkan perwakilan Asosiasi ...
DESAKAN agar pemerintah mengkaji lagi rencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) terus menguat. Sejumlah anggota DPR keberatan dengan rencana pemerintah tersebut. Bahkan perwakilan Asosiasi ...
2 bos teroris tewas didor di Aceh
2 bos teroris tewas didor di Aceh
JAJARAN Polri dan TNI terus mengejar kelompok teroris di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kali ini Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu TNI menembak mati dua pimpinan teroris dan menangkap delapan ...
JAJARAN Polri dan TNI terus mengejar kelompok teroris di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kali ini Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu TNI menembak mati dua pimpinan teroris dan menangkap delapan ...
Mencuatnya kasus kejahatan perbankan di PT Bank Century Tbk mengingatkan kembali pada kasus kejahatan perbankan di Unibank dan Bank Global. Dua bank terakhir dilikuidasi oleh Bank Indonesia. Unibank ditutup pada 2001 dan Bank Global dilikuidasi tahun 2004. Kedua bank ini juga diketahui melakukan pelanggaran hukum perbankan dan modalnya anjlok.
Sedang Century kendati terbukti melakukan kejahatan perbankan dan modalnya amblas tapi tetap diselamatkan oleh pemerintah. Pertimbangannya, Century jatuh di saat krisis finansial global menghantam dan berdampak sistemik.
Yang mirip dari ketiga kasus bank bermasalah ini adalah soal pemegang saham pengendali. Para pemegang saham pengendali bank-bank menggunakan berbagai siasat untuk menghindar dari tanggung jawab dan kewajibannya. Misalnya, saat Unibank akan ditutup pada Oktober 2001, pemilik Unibank sempat memecah-mecah sahamnya di pasar modal dua bulan sebelumnya. Akibatnya, jumlah pemegang saham bertambah dari 5 menjadi 21 pemegang saham, semuanya dengan kepemilikan di bawah 5 persen sehingga tak wajib melaporkan siapa mereka.
Begitu pula saat Bank Global ditutup pada 2004. Saat bank ini ditutup, tidak ada kejelasan siapa pengendali bank ini. Sebelum ditutup, saham Bank Global dimiliki oleh PT Permata Prima Jaya sebesar 9 persen dan PT Intermed Pharmatama sebesar 11,5 persen. Kepemilikan saham publik sebesar 79 persen.
Semula Irawan Salim, Direktur Utama bank ini disebut sebagai pemegang saham pengendali. Kemudian, tidak jelas siapa pengendalinya. Apalagi, setelah Irawan Salim kabur ke luar negeri. Hingga saat ini tidak jelas batang hidungnya.
Lain halnya Bank Century. Menurut BI, bank ini dikendalikan oleh tiga orang pemegang saham, yakni Robert Tantular, Hesham Al Warraq dan Rafat AR. Dua pemilik terakhir sudah kabur ke luar negeri.
Sedangkan Robert meringkuk di tahanan. Namun, Robert mulai berkelit jika dirinya dianggap sebagai pemegang saham utama. Setidaknya, itu terungkap dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 25 Agustus 2009. Itu disampaikan oleh Bambang Hartono, selaku pengacara Robert yang didakwa menggelapkan dana nasabah Bank Century.
Menurut dia, Robert bukan pemegang saham Century. Sebab, kata dia, Robert hanya pemegang saham di PT Century Mega Investindo sebesar 7 persen. Sedangkan, perusahaan ini menjadi pemegang saham 9 persen di Bank Century.
Jadi, penasihat hukum berkesimpulan dakwaan berlapis yang ditujukan pada kliennya tidak terbukti. “Kami minta agar hakim membebaskan terdakwa Robert Tantular karena tidak terbukti secara sah,” kata dia.
- vvn



